Memaparkan catatan dengan label Points 2 Ponder. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Points 2 Ponder. Papar semua catatan

Sabtu, Februari 19, 2011

Ask it!
Are my intentions alright?


Waking up in the morning, gotta make my prayer
Am I really gonna' make it, when there is no one there?

Taking trips to the masjid (mosque), even when it's tough
Am I going for the sake of Allah? Am I showing off?

Gonna' get me the knowledge, gonna study Islam
Am I going just to build my ego? so they call me “the Man”?

Does it matter if the people respect me, when its not for Allah?
When I know anytime He can take me, without one real du'a (prayer)

Does it matter if they say I'm a big shot?
when I get no reward for my deeds
And I'm dragged on the Day of Resurrection
Cause of the folks that I wanted to please

Plus I know that Allah has the power
To raise me up in their eyes if it need be
I should always make my intentions, for my Lord, Allah completely

[Chorous]
Are my Intentions alright?
Am I doing for Allah?
When I'm looking deep, deep down inside
Do I have the right niyyah?

Wearing thoubs with a kufi, kufi
Miswaks leather socks like the old days
Am I trying to follow the Prophet? or am I seeking praise?

Giving talks on Islam to people
I'd be quoting Hadith and Qur'an
Am I speaking so they like how I'm speaking? and they say I'm “the Bomb”

Donating to Islamic centers, giving money so the Deen can grow
Am I giving for the sake of Allah? or is it for show?

Many times I have found my intentions
Are not what I want them to be
I know I start on the right direction
But Shaitan starts talking to me

And I forget that without my niyyah, I'm just wasting my time
My intentions cannot bring the reward, when they're out of line
So I pray to Allah to help me, to do everything for Him only

Doesn't matter if the people despise me
Cause with Allah I can never be lonely

Ya Allah, accept this niyyah
Coming from young Muslims striving to be believers
So on the day, our deeds You'll measure. Know we only did this strictly for Your pleasure, Your pleasure
Your mercy, Your ajur (reward), Your Jannah (heaven), forever and ever and ever

And reward us for those who listen
Heeded to the message, changing their condition
And know that everything up until this point I've ever written
I submit as my repentance
And if its blessings You're sending my way
I beg You hold them to the judgement day
so maybe in Jannah you can look back and say...it was a lovely day, a lovely, a lovely day, yes a lovely day
Are my intentions, alright, am I doing for Allah
When I am looking deep deep down inside, do I have the right niyyah (intention)?

[Chorous]
Are my Intentions alright?
Am I doing for Allah?
When I'm looking deep, deep down inside
Do I have the right niyyah?

Random mumbling:
Sometimes, YOU are the problem of yourself. Isn't it?
And ....
Usually, YOU are the one that will solve it too! ;)
Well, YOU are not so bad.. !
[ as after all, gain or loss.. it's you that will get it right??]

Just keep trying to DO better..
as only Allah can make us BE better...
InsyaAllah ^_^


"So, if you deserve commitment from any one ; it yourself "- Ronnie Nijmeh

Wallahu'alam.


Rabu, Januari 27, 2010

Wahyu Tanpa Wayar.



Fikirkan:

Usah terlalu kagum dengan teknologi tanpa wayar.
Sedangkan setiap hari,
kita berkomunikasi dengan Tuhan tanpa wayar.
---------



Allah membangkitkan semua nabi daripada Adam hingga Muhammad dalam dunia tanpa wayar (masih tiada wayar lagi). Namun komunikasi mereka menjangkau ke langit tanpa wayar, malah tanpa satelit. Wahyu yang diturunkan kepada mereka juga tanpa wayar, sama ada melalui malaikat Jibril ataupun mimpi. Usah begitu kagum dengan teknologi tanpa wayar hari ini sedangkan setiap hari kita berkomunikasi dengan Tuhan tanpa wayar.
-------
Islam terus berkembang selepas wahyu tanpa wayar itu diturunkan sehinggalah hari ini. Allah mewakilkan Nabi Muhammad sebagai rasul atau pesuruhNya bagi menyampaikan segala mesej yang terkandung dalam wahyu. Nabi Muhammad diutuskan bukan sekadar untuk orang Arab tetapi untuk seluruh manusia tanpa mengira bangsa dan warna kulit. pemberi rahmat ke serata Alam.

Subhanallah,Masya-Allah
----------
Internet,
menyimpan 1001 tanda kebesaran Allah

Fikirkan:
Siapakah pencipta elektron dalam arus elektrik
apabila suiz dibuka
dan elektron yang membantu menghantarkan data.
Sudah tentu ALLAH.

image



--------------

dipetik dari buku "Online Dengan Tuhan" oleh Zulkifli Khair
[Klik gambar untuk pautan penulis]


Alhamdulillah,
direzekikan untuk memiliki buku ini
bersempena tawaran potongan harga 25% dari PTS untuk jualan akhir tahun 2009.
Kali ini PTS membuat tawaran sekali lagi..
25% juga.. untuk jualan awal tahun 2010..

sehingga 31 Januari..
klik sini

^_^
Excited nak beli..banyak buku yang 'mengenyangkan' minda.

T_T
Sedih... sebab banyak juga lagi buku yang dibeli tak sempat 'disantap' sampai habis lagi...


InsyaAllah..
sedang berusaha ke arah itu..
---------

malas bc buku

Yuk,
membaca dijadikan amalan.
di dalam bas, kereta dan di mana-mana sahaja.
di LRT juga ..

[Cakap tentang LRT, saya sempat melihat tapak pembinaan LRT di Sungai Melaka semasa outing minggu lepas dengan sahabat-sahabat :)
Outing kami boleh lah baca di blog kak annaml ;) ]
----------

Baiklah,
pesankan pada diri yang selalu lupa
untuk selalu online dengan Tuhan.

Selamat online dengan Tuhan di sepanjang usia.

"sudahkah Tuhan dibesarkan
di dalam jiwa dan jua fikiran
pada lisan dan perbuatan
di dalam usaha dan gerak kerja"
Lirik Di Suatu Hari Raya by In-Team Dan Unic
--------

Selamat Hari Lahir buat Angah tersayang (26 Januari)

dan adik Hani (Harapan Ayah n Ibu) ^_^


Rabu, Mei 06, 2009

The way~


Alice said, "Would you tell me, please, which way I ought to go from here?"
"That depends a good deal on where you want to get to," said the Cat.
"I don't much care where --" said Alice.
"Then it doesn't matter which way you go," said the Cat
"--so long as I get somewhere, " Alice added.

-Alice in Wonderland-

for the video:link

----------------------------------------------------

Alhamdulillah, All praise to Allah..
[Wanna close this day with this post..]

Let's us find ourself,
ya! our own self..
do we really know
where we
ought to go?

Really?

Then,
do we follow that way (the way we ought to go)... ?


or..

simply go
to
the way
that we
want to go?

Well..

both are ways

but which way is the BEST??

Erm,

as long as we don't care where we want to go..

till then,

we just don't care which way we take..

If we really know,
why we are not follow?

We wanna get the best,
but
why don't give our Very Best?

Oh Allah,
Oh Allah,
forgive us when we whine..

-----

-one of the reminder cards-

It reminds me a lot that,
Always remember our mistake..,
so that we will not simply see others mistake
as a Big mistake..

[but..
only as long as the mistake not against
what Allah said..
and what Rasulullah taught..
but if the mistake is clearly against Islam,
~Cepat2 kita perbetulkan dan mohon taubat daripada-Nya~]



It is advised for me to..~
"...love deeply and forgive quickly..." :)




~second reminder for us~

--------
There is a place in which I love to be...

There is a place in which I love to be
when I'm discouraged by defeat,
insulted by those that I love,
and disappointed by my irresponsibility

Then,
there is a place in which I need to be...
When commitments are weakened,
Diamonds stop shining
and strengths are forgotten...


There is one place in which I love to be...

Down on my knees,
with tears in my heart,
my head to the floor.

In submission to God
is the only place in which I love to be..

-copy paste from somewhere-
:)

--------------------------


Wallahu'alam..
---

As I'm also..
try hard to choose and follow the correct way..

May all of us filled with strength..
Strength from Allah..

Salam Mujahadah.. :)

Wanna do mujahadah??
Hope so... :)

So, Have a click on here ,
for some beneficial Tips..

Rabu, April 29, 2009

Penilaian Diri : Materialiti dalam Masalah


[Gambar pembuka bicara,
Moga kebaikan itu selalu jadi pilihan kita.
aminn]

Assalamu'alaikum w.b.t
[Ku berdoa,semoga kamu dalam keadaan sejahtera]
dan segala puji buat Allah,
Khaliq ku (Pencipta ku),
Pencipta Langit dan Bumi
dan apa yang diantara keduanya,
juga selawat dan salam buat Junjungan hati, Rasulullah S.A.W.
dan doa ku pohon, Moga kita semua dalam rahmat dan redhaNya.

Kapankah akan saya update blog ini? Itulah antara persoalan dalam diri dan antara perkara [list-to-do] yang penting-tidak mustahak. Alhamdulillah,baru saat ini saya dapat lakukannya. Bermula TRO JED sehingga selesai IU Dinner dan kini Usrah Wida' IU pula yang akan bertandang dalam diari hidup hamba ini, selama itulah jari ini rindu untuk menaip sesuatu nukilan/cetusan fikiran yang bersarang dalam fikiran. Karangan? eh, tak.. saya tidak berniat untuk menghasilkan karangan yang panjang.. cukuplah dengan catatan yang sederhana. Saya akan berhenti untuk catatan kali ini, bila ilham dari Ilahi[ilmu kurnianNya] ini dapat saya ekspresskan dan disharekan dalam blog ini.. [tapi jika menjadi karangan, harap kalian sudi juga membacanya.. =]

Baiklah, merujuk kepada tajuk diatas,kalian rasa apa yang mungkin saya ceritakan? Betulkah Materialiti dalam Masalah? atau saya telah melakukan kesalahan susunan perkataan, yang sepatutnya, "Masalah dalam Materialiti". Untuk mengetahui samada susunan perkataan itu salah atau tidak, izinkan saya terangkan apa itu Nilai Materialiti.. :)


Nilai Materialiti.
Konsep asas yang wajib difahami dalam bidang perakaunan.
klik disini untuk tambahan
.

Bagi pelajar-pelajar Perakauanan, ia adalah sesuatu yang tidak wajar jika tidak mengetahui konsep ini. Namun bagi masyarakat umum, perkataan materialiti lazimnya akan dikaitkan dengan orang-orang yang mementingkan harta dan kekayaan, atau lebih senang kita rujuk mereka dengan keadaan yang mementingkan kebendaan.

By refering to the Wikipedia, it is mention that Materiality can refer to distinct concepts in different professions and areas of study eg:Materiality (auditing), Materiality (architecture) & Materiality (law).

Jadi, untuk mendefinisikan setiap satu maksud materialiti merujuk setiap profesyen/mahupun persepsi, saya tidak dapat lakukannya. Namun berdasarkan tajuk diatas, ruang rujuk saya adalah Nilai Materialiti di dalam bidang perakaunan. :)

Buat kalian yang bukan pelajar Perakaunan, konsep ini sebenarnya mudah difahami, [tetapi saya rasa walaupun kalian pelajar bidang Kejuteraan mahupun Undang-Undang sekalipun, tetap kalian akan menempuh/mengambil subjek Akaun kan ? ][Maaf jika tersalah] dan kepada pelajar Perakaunan, jika saya salah, betulkan saya.. :)

Dalam Perakaunan, [sebenarnya kekok menggunakan perkataan Perakauanan sebab, perkataan Accounting telah sangat biasa saya gunakan] Nilai materialiti digunakan untuk mengukur sejauh mana (atau lebih baik guna "sebesar mana") nilai wang tersebut terhadap sesebuah perniagaan/syarikat.



-RM50 Edisi terhad, kredit buat Nurafaz- :)

Contoh paling mudah, sebuah gerai yang menjual buah-buahan akan menilai RM50 adalah suatu nilai yang besar, namun bagi syarikat/perusahaan yang besar, contohnya Sime Darby, RM50 bukanlah suatu nilai yang besar, bahkan mungkin RM500 pun "tiada apa-apa" bagi mereka, kerana keuntungan tahunan mereka lebih 1 Billion [mungkin, ini hanya sekadar contoh] berbanding keuntungan gerai tadi, yang purata keuntungannya mungkin bernilai RM 1000 atau mungkin kurang daripada itu. [Rujuk juga link ini untuk konsep perakaunan yang lain]

Bukanlah niat saya untuk memperkecilkan perkerjaan seorang penjual, tidak, tidak sama sekali. Contoh di atas saya berikan untuk menunjukkan bagaimana, nilai kepada wang berbeza meskipun dengan jumlah yang sama iaitu RM50.

Kenapa nilai kepada wang ini berbeza?
Kerana nilai wang dinilai berdasarkan penilaian terhadap besar @ kecil peniagaan itu.

Konsep Materialiti dalam Masalah.

Menggunakan konsep materialiti merujuk ruang rujuk bidang perakaunan, ingin saya bawa konsep Materialiti dalam menilai masalah.

Ilham ini Allah izinkan saya perolehi tatkala saya didatangi oleh seorang teman. Situasi itu berlaku selepas berakhirnya satu majlis yang agak besar di bumi MMu, dan berlaku semasa kami sama-sama menanti kenderaan untuk pulang. Suatu yang tidak dijangka, tiba-tiba sahaja teman saya ini bertanya , [lebih kurang ayatnya seperti ini..]
" Bagaimana nak jadi sempurna ya? macam awak.. Maksud saya, hampir sempurna macam awak" dia bertanya
"Sempurna?" saya kurang faham maksudnya dan berharap dia menjelaskan maksud soalannya. [Dalam hati saya terdetik, adakah disebabkan maksud nama saya dia berkata begitu? hu3 main-main ke apa kawan saya ni? soalan macam serius pula..]

" Maksud saya, jadi orang yang nampak macam tidak-ada-masalah..... Orang nampak awak seperti awak tidak ada masalah, walaupun awak mesti ada masalah sebenarnya. Tapi saya, walaupun saya cuba sorok, tapi orang lain mesti still nampak saya ada masalah" jelasnya

Saya tidak tahu untuk memberikan jawapan apa, bibir dipaksa untuk tersenyum... ia bukanlah senyuman bermaksud bangga, tapi tersenyum sinis kepada diri sendiri, dalam hati terdetik, "kalaulah dia tahu tentang hidup saya yang sebenarnya, adakah itu juga persepsi nya untuk saya? "

Ya Allah, malu sungguh..kerana dia terlalu bersangka baik dengan saya. Sedang diri ni selalu saja khilaf dalam kehidupan seharian.

Ya Allah, ampunkan hamba Mu ini.. Moga kami terus menerus memperbaiki diri dan amalan setiap masa. Agar niat tidak lari dari lorong Lillahi.

Mungkin dia faham yang saya masih tidak faham maksud soalannya yang sebenar, kali ini dia menambahkan penjelasannya mengenai masalah yang dia hadapi.

Apakah masalah yang dihadapinya, biarlah saya dan dia sahaja yang tahu, tetapi secara kasarnya saya berikan pendapat saya tentang permasalahannya, Saya berharap agar dia tidak terlalu mengambil berat dalam masalah-masalah yang kecil, kerana fokus utama seperti belajar & score adalah yang patut diutamakan, dan bukanlah masalah-masalah kecil yang patut diberikan tumpuan utama.Saya katakan juga, tips bagi saya dalam kehidupan ialah perbaiki diri dan terus memperbaiki diri..sebab diri sentiasa akan melakukan kesalahan...

Dalam kebisingan dan dalam keadaan terkejar-kejar ke kenderaan yang telah sampai untuk membawa kami pulang, kami berpisah. Tidak sempat saya bersalam dengannya, dan boleh juga saya katakan, jawapan yang saya berikan masih lagi tergantung. Sepanjang perjalanan pulang, saya mencari-cari jawapan. "Ya Allah, apakah jawapan yang sesuai saya berikan padanya, kasihan dia.."




Dan ingin saya tujukan buat teman saya itu, mogamoga dia membaca tulisan ini.
{Inilah ilham dariNya untuk cuba menyelesaikan masalah awak. }

Saya harap awak dapat applykan konsep materialiti ini dalam kehidupan. Bagaimana menilai masalah yang kecil adalah kecil dalam kehidupan. Kehidupan yang sebenar menanti dengan pelbagai lagi masalah yang bernilai lebih besar dari itu. Gangguan-gangguan manusia sebegitu lebih saya ketegorikan sebagai angin sepoi-sepoi yang kadang cuba bergerak kencang, tapi masih.. ia angin sepoi-sepoi, tiupannya mungkin terasa tapi tidak pula mengoncangkan dunia. Awak cuma perlu selesaikan masalah kecil itu dengan cara yang mudah tanpa perlu bersusah-payah memberatkan diri untuk menyelesaikannya dengan kaedah yang susah. Teman,awak punyai cita-cita yang besar, [Malah, saya sangat mengagumi semangat dan keberanian yang awak tunjukkan] maka masalah-masalah sebegitu saya rasakan, ia bukanlah sesuai bagi awak untuk letakkan ia sebagai masalah besar. Maka teruskan dengan cita-cita besar mu, dan masalah-masalah kecil itu akan menjadi semakin kecil nanti.

Tambahan buat kita bersama, ayuh kita lihat sama-sama ke langit.. Subhanallah.. lihatnya secara mata kasar sahaja sudah jelas betapa luas dan besar langitNya.. dan dalam ramainya manusia, lihat pula diri kita, ia mungkin kelihatan kecil sahaja dari langit sana. Dan masalah kita? dalam pandanganNya, pasti kecil sahaja jika Dia mahu menyelesaikannya, "Kun Fa Yakun" (Jadi,maka jadilah). Maka wahai diri dan temanku, tiap kali jika diri bertemu masalah, adukan sahaja padaNya, dekatkan dirimu denganNya serapat dan seerat yang mungkin. Jadikan setiap aktiviti (jika mampu) kita sentiasa berinteraksi dengan Allah, Mohon ampun pada nya selalu, Taati perintahNya itu wajib sekali buat diri kita yang lemah ini. Kita kembali padaNya, hambakan diri padaNya, itu sahaja yang mampu hamba seperti kita lakukan dalam mengharapkan pelbagai limpah rahmat dan redhaNya. Mujahadah itulah modal kita dalam menempuh dunia yang sudah termaktub akan melalaikan dan menggoda setiap jiwa.Sama-samalah kita sentiasa memperbaiki diri. InsyaAllah ruang dan peluang itu selalu Allah berikan, cuma kdang2 kita sendiri yang suka sia-siakan.

..Ya Allah, ampunkanlah kami atas kekhilafan diri,
kurniakanlah kekuatan kepada diri kami
untuk tuju iltizam pada taubat kami...

aminn..
Berani Bercita-cita Besar
(Petikan ini saya ambil dari solusi isu.2)


Secubit garam akan memasinkan segelas air. Tetapi jika garam yang secubit itu diletakkan ke dalam sebuah teko, kemasinan garam akan berkurang. Jika garam yang sama kuantitinya itu dilarutkan pula dalam sebaldi, sekolah malah sekolam air... masinnya tidak akan terasa langsung.
Begitulah perumpamaan perbandingan di antara masalah dengan cita-cita. Masalah umpama garam, manakala cita-cita umpama air. Semakin besar cita-cita, maka semakin mengecil masalah, seperti mana garam yang hilang kemasinannya apabila air bertambah.

Ya, cita-cita besar akan mengecilkan masalah yang sedang dihadapi. Sebab itu jika kita terlalu disusahkan bahkan dikalahkan oleh masalah-masalah semasa, itu petanda cita-cita kita masih kecil. jika cita-citanya kecil, bangsa yang bagaimana bijak,kuat dan kaya sekalipun tidak akan mampu mencipta sejarah.Sebaliknya, mereka akan mudah "diratah" oleh bangsa yang kecil tetapi mempunyai cita-cita yang besar.

Cita-cita besar datang daripada jiwa yang besar.
Jiwa yang besar lahir daripada keyakinan (keimanan) yang kuat.

Inilah yang diucapkan oleh Rubaiyi' bin Amir-Panglima tentera Islam ketika berdepan dengan dengan Rustam, ketua tentera Parsi. Antara lain beliau berkata:"Kami ialah pejuang yang ingin membebaskan manusia daripada penghambaan sesama manusia untuk menghambakan diri hanya kepada Allah.Kami ingin membawa manusia keluar daripada kesempitan dunia menuju kelapangan akhirat..."

Sungguh, jika kita benar-benar menghambakan diri kepada Allah maka merdekalah kita daripada belenggu penghambaan sesama manusia dan segala sistem hidup yang menyeleweng. Kita akan menghirup udara kebebasan walaupun terhimpit oleh kesempitan dan penindasan orang yang zalim.

Keyakinan kepada hari Akhirat yang kekal Abadi, menyebabkan kita reda dan rela menerima ujian hidup di dunia sementara ini.

Rasa manisnya iman dan keghairahan mengecapi syurga akan memujuk hati kita daripada tergoda oleh nikmat kejahatan yang sangat menggiurkan pada akhir zaman ini.

Rasa gerun kita pada neraka dan kemurkaan Allah akan menyebabkan kita sanggup memikul beban menggalas sunnah Rasulullah s.a.w. [selawat dan salam buat Junjungan mulia.] walaupun semacam mengenggam bara api.



Justeru, ketika ditimpa ujian hidup,
usahlah dipinta kecilkan ujian itu,
tetapi pintalah agar "dibesarkan" iman bagi menghadapinya!"

..aminn Ya Rabbal 'alamin..
-------------------------------------------------------------------
p/s: maaf, entri kali ini hampir menjadi karangan.
Moga-moga ia bermanfaat untuk semua.

Tolong doakan,agar kita semua
sentiasa mohon ampun dan memperbaiki amalan.

Jumaat, April 17, 2009

Begitulah sehari dalam hidup kita~


Dimulakan dengan bismillah
Disudahi dengan alhamdulillah
Begitulah sehari dalam hidup kita
Mudah mudahan dirahmati Allah


Mulakanlah kerja dengan niat yang satu
Untuk mendapatkan keredhaannya
Moga segala urusan dipermudahkannya
Agar sentiasa dalam kebaikan
Barulah hati kita kan terasa tenang
Dan bersyukur dengan apa yang ada

Buruk dan baik itu ketentuan Allah
Kitalah jua yang memilihnya
Amal yang baik akan membawa syurga
Amalan buruk menempah neraka

Hanyalah iman, amal dan juga takwa
menjadi bekal dalam hidup kita

Ilmu pelita menerangi kegelapan
Darilah ilmu datangnya amalan
Dari amalan lahirlah kasih sayang
Saling membantu dan bekerja sama
Rezeki yang ada hulurkanlah derma
Agar hidup harmoni bahgia

Dimulakan dengan bismillah
Disudahi dengan alhamdulillah
Begitulah sehari dalam hidup kita
Mudah mudahan dirahmati Allah



****************************************
Bagaimana ingin melalui jalan dakwah
yang memang telah diketahui mencabar dan susah..
tp penuh dgn balasan yang cukup manis dan indah..




Jika benda2 sampingan dijadikan beban juga..
[beban= sbg keutamaan..]



Bila melihat orang lain yang jiwa dan jasadnya
kuat,tabah dan tenang menyelusuri jalan dakwah ini..









Khamis, April 09, 2009

Dunia...

The world rules whoever loves and seeks it,
and serves whoever abandons and denies it.

The world is that which desires and that which is desired.
Whoever desires the world is rejected by it.

Whoever rejects the world is followed by it.

The world is a bridge over the road to the Hereafter.

Cross that bridge,

but do not behave as if you will remain on it forever.
It is unwise to build palaces on bridges.
Take as much from the world as will lead you to the Hereafter,
but leave behind that which will prevent you from entering it.

~Yahya ibn Muadh~

--------------------------------

Tahniah kepada pimpinan yang memenangi kerusi di 3 Dun..
Alhamdulillah...
Kalau memang pemimpin itu layak untuk memimpin,Maka Allah akan memuliakannya.. :)

Ya Allah, perbaikilah amalan kami..
Teruskanlah,wahai pemimpin yang berjiwa Abdullah (Hamba Allah)

-----------------------

"Belajar Dari Dua Umar-Kenyangkan Perut Rakyat"

--------------------------------------------------------------------
Alangkah baiknya,jika semua mengambil ibrah dari kisah dua Umar ini..

terutama pemimpin yg ada skrg..
tapi untuk mengharapkan mereka..erm...
maka, tak perlulah pergi terlalu jauh..

maka saya jadikan ia sbg peringatan untuk diri sendiri..

..Belajarlah dari dua Umar..

-------------------------------------------------------


Azilah, Sirul dihukum gantung sampai mati
09/04/2009 9:52am

KUALA LUMPUR 9 April - Dua anggota Unit Tindakan Khas (UTK) Ibu Pejabat Polis Bukit Aman dihukum gantung sampai mati selepas didapati bersalah oleh Mahkamah Tinggi Shah Alam atas tuduhan membunuh wanita Mangolia, Altantuya Shaariibu pada Oktober 2006 lalu.

Hakim Datuk Mohd. Zaki Md. Yasin memutuskan demikian setelah mendapati pembelaan Cif Inspektor Azilah Hadri dan Koperal Sirul Azhar Umar gagal menimbulkan keraguan munasabah.

Azilah, 33, dan Sirul, 37, didapati bersalah atas tuduhan membunuh wanita berusia 28 tahun itu di antara Lot 12843 dan Lot 16735, Mukim Bukit Raja dekat sini antara pukul 10 malam, 10 Oktober dan 1 pagi, 20 Oktober 2006 lalu. - Utusan

--------------------------

ps: Pendek shj catatan di akhbar, selepas berhelai2 catatan dan laporan yang ditulis semasa kes ini dibicarakan..

Akhirnya kes ni selesai..

Wallahu'alam...

Harap semua diadili dengan saksama..

Cuma tak diberitahu pula dengan jelas apa motif pembunuhan dilakukan.? :)

***

Wallahu'alam..


Sabtu, April 04, 2009

Kasih Syg Dalam Ukhuwwah


Daripada Umar Al Khatab r.a. Bahawasanya Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya di kalangan hamba-hamba Allah terdapat satu golongan yang bukan para nabi dan juga bukan para syuhada' akan tetapi dicemburui oleh para nabi dan syuhada' terhadap kedudukan mereka di sisi Allah pada hari kiamat kelak. Sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, beritahulah kami siapakah mereka? Jawab baginda: Mereka adalah golongan yang berkasih sayang dengan semangat cintakan Allah dan bukan kerana tali persaudaraan, atau harta benda. Demi Allah, sesungguhnya wajah-wajah mereka bercahaya. Dan mereka berada di atas cahaya. Mereka tidak takut ketika manusia lain berasa takut. Mereka juga tidak sedih ketika manusia lain berasa sedih".

Kemudian Rasulullah membaca ayat ini :



"ألا إن أولياء الله لا خوف عليهم ولا هم يحزنون"


"Sesungguhnya wali-wali Allah itu tiada ketakutan dan tidak berasa sedih".

Diriwayat oleh Abu Daud.

Isnin, Mac 30, 2009

"Aku merindui ikhwanku"

Tulisan asal drpd aku-merindui-ikhwanku

Masih saya ingat lagi satu kisah yang pernah saya baca suatu ketika dahulu.

Sewaktu Rasulullah S.A.W sedang duduk bersama para sahabat, para sahabat melihat wajah Rasulullah yang sedang termenung memikirkan sesuatu.

Lantas seorang sahabat bertanya “Apa yang engkau sedang fikirkan Ya Rasulullah?”
“Aku merindui ikhwanku”. Jawapan tersebut diluahkan sambil memerhatikan wajah para sahabat yang cukup setia dengannya.

“Kami lah ikhwanmu Ya Rasulullah”. Para sahabat berkata.
“Tidak kamu semua ialah sahabatku” Rasulullah menidakkannya.

“Kami lah ikhwanmu Ya Rasulullah” Sahabat menggulanginya lagi.
“Tidak, kamu semua ialah sahabatku”

“Kami lah ikhwanmu Ya Rasulullah” Sebanyak tiga kali penyataan yang diberikan oleh para sahabat tetap dijawab dengan “Tidak, kamu semua ialah sahabatku”

Kemudian Rasulullah member penjelasan tentang penafiannya tadi.
“Ikhwanku ialah umatku yang hidup selepas kewafatanku.
Mereka mencintaiku dengan sebenar-benar kecintaan,
mereka menggamalkan sunahku

walaupun mereka tidak pernah melihat wajahku.”


Wahai ikhwan Rasulullah..
Berbahagialah jiwa mu,
kerana Rasulullah rindu kepada mu...

Adakah kita golongan ikhwan itu?
Wahai iman & amal & akhlak ku, jawab la...
Tak mahukah kita menjadi insan yg dirindui Rasulullah....?


Khamis, Mac 12, 2009

Agar kau memahami... ia bermanfaat


Get this widget | Track details | eSnips Social DNA

Sesungguhnya


Bismillahirrahmanirrahim..

وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ

Dan berilah peringatan, kerana peringatan itu bermanfaat
Bagi orang-orang yang beriman (Surah Az-Zariyat, Ayat 55)

******

Berilah peringatan buatku yang kealpaan
Kejutkanlah diriku daripada lamunan kesilapan

Kerana suatu peringatan
Nasihat, panduan dan teguran
Amat berguna kepada insan nan beriman

Beri peringatan untukku dan untuk semua
Agar ku tak tersasar ke dalam lembah kejahilan

Alami luahan isi hatiku yang kekosongan
Alamilah rasa di jiwaku yang kesepian...kawan

Bukankah engkau khalifah
Di muka bumi membawa risalah
Kebenaran dan peringatan..seluruh insan

Alami suasana irama
Hatiku yang syahdu
Agar kau memahami rahsia
Yang terpendam di kalbu
Selamilah diriku yang sesungguhnya amat perlukanmu

Oh sahabatku...

******************

Wahai sahabat ku,
wahai adik2 ku..
benar...
peringatan itu sgt bermanfaat bg kita..

mengertilah..
fahamilah..
jiwa akan kosong jika tanpa peringatan kpdNya..

*****************

blog ini sudah berwajah baru
[biru..]
:)

semoga pembawakan blog ini juga lebih terarah..
dan
dapat memberi manfaat kepada semua..



agar kau memahami..
peringatan itu bermanfaat..

Ahad, Februari 03, 2008

di saat ini...



( Surah Al-Fajr ; Ayat 27-30 )

Yaa Ayyuhan nafsul mutmainnah

27. Hai jiwa yang tenang..

28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diredhai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
30. masuklah ke dalam syurga-Ku.


Indahnya ayat cinta Allah ini..
Pasti...!!
Nikmatnya.. miliki jiwa yang tenang....

bebas dari pesona dunia yg dusta
bebas dari godaan makhluk durjana
bebas dari belenggu dosa
bebas dari jiwa yang tak tentu hala..


Ya Allah ...
ku mohon agar seruan Mu ini..
seruan untuk diri ku..

kerana diri ku sudah lama rindukan
ketenangan..
ketenangan dalam dakapan redhaMu..

Mencintai Mu, wahai Allah
diri tak perlu gusar
samaada kau kan menerima kelemahan diri ini..
kerana
Engkau sudah pun mengetahui

Ya Allah...
Rindu kpd jiwa yg tenang ..
membuatkan ku rindu pada insan ini
insan yg terpancar ketenangan dari raut wajahnya
Aku rindu~
pada kekasihMu..

apakah baginda
tersenyum
atau berduka
dgn diri ku..

-nukilan hati-

Khamis, Disember 27, 2007

Persoalannya : Mengapakah kita dizaman ini,

dipermainkan sesuka hati oleh musuh kita?

Tiada pembelaan dari tuhan untuk umat ini.

Kerana

CINTA DUNIA

DAN

TAKUT MATI

ARBAHAH

Ababil-Raihan








Kategori : AKIDAH Akhlak
Tajuk :
Bersandarkan Hanya Kerana Allah
Hadith :
Sabda Rasulullah s.a.w maksudnya:“Tidak ada sesuatu yang paling disukai Allah SWT selain daripada dua titisan dan dua kesan. Dua titisan itu ialah titisan air mata yang keluar kerana takutkan Allah SWT dan titisan darah yang tumpah di dalam perjuangan di jalan Allah. Manakala dua kesan ialah kesan berjuang di jalan Allah SWT dan kesan kerana menunaikan kefardhuan yang telah difardhukan oleh Allah.”
(at-Tirmidzi)

Huraian
1. Sesungguhnya semua amal tergantung pada niat dan amal yang sedikit tetapi dikerjakan dengan ikhlas adalah lebih baik daripada amal yang banyak tetapi tidak ikhlas.
2. Sifat taqwa merupakan benteng yang menjadikan seseorang itu merasa dekat dengan tuhannya tanpa mengira situasi apapun ia berada sama ada di dalam kelopok orang ramai atau bersendirian. Setiap perlakuannya dipersembahkan kerana Allah.
3. Seorang ahli hikmah berkataContoh orang yang beramal dengan riyaa' atau sum'ah itu adalah bagaikan orang yang keluar ke pasar dan mengisi poketnya dengan batu, sehinggakan semua orang yang melihat poketnya berasa kagum dan berkata: "Alangkah banyaknya wang orang itu.", tetapi sebenarnya dia sama sekali tidak berwang kerana tidak dapat membeli apa-apa dengan batu tersebut tetapi hanya sekadar mendapat pujian orang semata. Demikian juga orang yang beramal dengan riyaa' sum'ah, tidak ada pahalanya di akirat kelak.Na'uzubillah.
4. Ali bin Abi Talib r.a. berkata: "Tanda orang yang riyaa' itu ada empat iaitu malas jika bersendirian, dan tangkas jika di hadapan orang, dan menambah amalnya jika dipuji, dan menguranginya jika dicela.”
5. Tanda-tanda keikhlasan iman kepada Allah itu banyak. Di antaranya ialah seseorang itu akan menangis kerana menyesali dosa-dosa yang telah dilakukannya dan menangis kerana takutkan siksaan Allah. Dan seseorang itu akan berani dalam berjihad menegakkan agama Allah hingga sanggup menghadapi kecedaraan malah menempuh syahid kerana Allah dan seseorang itu akan sabar dan tekun (khusyuk) dalam menjalankan ketaatan kepada Allah hingga terdapat kesan-kesan lebam di dahi dan anggota badannya. Semua ini merupakan ciri-ciri orang yang benar-benar beriman di mana ganjaran daripada perbuatan tersebut amat besar pahalanya di sisi Allah SWT dan diberi ganjaran di hari akhirat kelak.


Rabu, Disember 26, 2007

Kita di mana?? di zone selesa??



Dalam Librari ~ A. Samad Said

September 11, 2007

Dalam librari
aku tersengguk
seorang tua
tersenyum menegur:
Tak guna
membuka buku
menutup mata.
Kan elok
menutup buku
membuka mata?

Mulai esoknya
dalam librari
ku tak pernah
tersengguk lagi
walau orang tua
sudah lama
tiada kusua

Dalam librari
kini ku membaca,
mataku sering
ke kerusi orang tua
yang sudah tiada

~ A. Samad Said


Dunia Itu Satu Kebun ~ Ibnu Khaldun

Ogos 15, 2007

DUNIA itu satu kebun,
pagarnya negara.

NEGARA itu sebuah kekuasaan,
yang hidup dengan kekuasaan itu,
aturan yang tetap (sunnah)

ATURAN yang tetap itu
ialah politik (siasah)
yang dijalankan oleh raja.

RAJA itu peraturan
yang disokong oleh tentera
Tentera-tentera itu pembantu,
yang ditanggung oleh harta

HARTA itu rezeki,
yang dikumpulkan oleh rakyat..
RAKYAT itu budak-budak,
yang dipelihara oleh keadilan

KEADILAN itu yang disukai
dengan keadilan tegaklah dunia

~ Ibnu Khaldun



-kak zini minta izin, sy pinjam pinjam gambar ni.. menarik ..-

* Lagu disebelah sy hadiahkan buat kalian semua..

Isnin, Disember 17, 2007

luasnya pengetahuan dan goresan pena yang penuh berkhasiat



http://muhtarsuhaili.files.wordpress.com/2007/04/ayat-ayatcintaw300h455.jpg

Familiar tak buku di atas?
Movie based on this Novel.
Ayat-ayat cinta The movie..



******************

dan ini pula
AYAT-AYAT CINTA OST

desir pasir di padang tandus
segersang pemikiran hati
terkisah ku diantara
cinta yang rumit

bila keyakinanku datang
kasih bukan sekedar cinta
pengorbanan cinta yang agung
kupertaruhkan

maafkan bila ku tak sempurna
cinta ini tak mungkin ku jaga
ayat-ayat cinta bercerita
cintaku padamu

bila bahagia mulai menyentuh
seakan ku bisa hidup lebih lama
namun harus ku tinggalkan cinta
ketika kubersujud

untuk lagu itu
boleh juga didownload di link ini

-------------
Really..
I'm waiting for this movie.. :)
why..??
so much reasons..
btw
just feel it by yourself
by read this novel first
;)

download here

"Ambillah novel Ayat-Ayat Cinta dan masukilah keindahannya, nescaya anda dapati luasnya pengetahuan dan goresan pena yang penuh berkhasiat. Kadang-kala ia mengundang airmata tetapi akhirnya tetap ilmu yang berguna. Kadang-kala ia membuatkan hati kita tergoda, tetapi nafasnya tetaplah ajakan untuk agama yang mulia. Ayat-Ayat Cinta “adalah novel yang sangat bagus dan lengkap kandungannya. Ini bukan hanya novel sastera dan novel cinta, tapi juga novel politik, novel budaya, novel reliji, novel fiqh, novel etika, novel bahasa dan novel dakwah. Sangat bagus untuk dibaca oleh sesiapa saja.

really it's not only the matter about love between human..
but..
it's more than that
it is
when the whole of ur life u give to the Only Mighty God, Allah S.W.T
inside Ayat-Ayat Cinta tell us the best way to practice Islam

Bagi Kang Abik (Habiburrahman El Shirazy) sendiri
dia mengharapkan filem ini mendapat lebih baraqah
-sampai maksud apa yg ingin disampaikan olehnya-

*this song from Rossa..
just take her words on this song.. for us to ponder..
others about her..
Let Allah determine it k ..

****************
Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud:
“Ahli syurga itu ada tiga golongan iaitu orang yang memerintah yang bersifat adil dan dikurniakan taufiq, orang yang berperasaan kasih sayang serta berhati lembut kepada setiap kaum karabat dan sesama Islam, orang yang tidak suka meminta-minta dan berusaha mengelak daripada meminta-minta sedangkan ia mempunyai keluarga yang ramai”.
Riwayat Muslim

-Wallahu'alam-

Sabtu, April 21, 2007

Mesej2 dr YM

Salam semua..Kat sini sy nak postkan mesej2 yg bermanfaat yg sy dpt ...biarpun mesej ini sy dpt through YM....senang je utk di send kat org lain. ..but still worth enough untuk same2 kita hayati..Memang senang nak send kata2 yg baik tapi susah untuk kita aplikasikan kata2 tue dlm kehidupan kita.
InsyaAllah sy try make it looks nice n interesting utk dibace :D dan same2 lah kita ambil manfaat dr kata itu..;)(nasihat kat dri sendiri sebenanye..:D) InsyaAllah..
++++++++++++++++++++++++++++++++++++



kak z.i.n.n.i.e. (2/2/2007 7:24:40 AM):

Hati adalah sumber ilham dan pertimbangan,

tempat lahirnya cinta dan benci,

keimanan dan kekufuran,

taubat dan sikap degil,

ketenangan dan kebimbangan.

Hati juga sumber kebahagiaan jika kita mampu membersihkannya

namun sebaliknya ia merupakan sumber bencana jika kita gemar menodainya.

"Ketahuilah bahawa dalam setiap jasad itu ada seketul daging yang apabila ia baik maka baiklah seluruh jasad dan apabila ia rosak, maka rosaklah seluruh jasad. Ketahuilah ia adalah hati."
[Hadis riwayat al-lmam al-Bukhari dan Muslim.]
-selamat hari jumaat- :)

[Ya Allah, peliharalah hatiku ini daripada tiupan angin duniawi.. Yakinkanlah hatiku untuk selalu berjuang dijalanMu]


+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


kak fieqah afiqah (2/5/2007 1:12:06 AM):

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu,

Ali segera mendekatkan telinganya

"Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku",

[Peliharalah sholat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.]

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

"Ummatii, ummatii, ummatiii"

["Umatku, umatku, umatku" ]

Dan berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.

Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?

Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi.

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita... Masaa al-khair

~Ya Allah ,ku harap diriku tidak mengecewakan Mu dan kekasihMu... Rasulullah S.A.W .. aminn~

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kak Azliana Azizan:

"Jika kejahatan dibalas dengan kejahatan - itu adalah dendam.

Jika kebaikan dibalas dengan kebaikan - itulah tanda ketinggian budi.

Jika kebaikan dibalas dengan kejahatan - itu adalah kezaliman.

Tetapi jika kejahatan dibalas dengan kebaikan - itulah buktinya pekerti mulia lagi terpuji."


"Sungguh sedikit manusia yang memahami. Lebih sedikit manusia yang memahami dan mengamalkan. Lebih sedikit lagi manusia yang telah memahami, mengamalkan dan ikhlas. Terlebih sedikit lagi manusia yang telah memahami, mengamalkan dan ikhlas serta sampai ke tujuan."

-Imam Hassan al-Banna –

dan sy terjumpa dgn kartun yg menarik kata2 nye.. ^-^



Sekian sahaja lah dahulu.. sebab lepas nie sy kne tunggu bulan 5 pulak nak update. blog nie... After Final .. huhu.. final??? .. doakan sy ye :D